Rabu, 27 Januari 2016

Katalog Promo Giant

Berikut ini kami sajikan katalog promo Giant Terbaru Januari 2016 bagi anda yang sedang ingin berbelanja di Giant. Promo ini sendiri berlaku hingga tanggal 20 Januari 2016.

Rabu, 26 Agustus 2015

Teknik, Style dan makeup wanita

Berbicara mengenai riasan wajah tentu selalu dihubungkan dengan make up dan alat kecantikan juga tatanan rambut yang sesuai. Dalam subab ini peneliti tidak hanya melihat simbol apa dalam tata rias dan tata rambut yang digambarkan dalam majalah Dewi, melainkan juga melihat perubahan tren terkait dengan tata rias dan tata rambut itu sendiri. Selain itu, riasan wajah dan rambut juga dapat menunjukkan gaya atau style seorang wanita. Munculnya teknik seperti riasan nude dan smoky eyes memberikan alternatif bagi para pembaca. Teknik nude sendiri mulai dikenal di dunia tata rias semenjak 2007.

Riasan nude mulai menjadi perhatian dunia tata rias seiring dengan pagelaran busana yang diadakan di kota-kota mode Paris, Milan, serta London yang notabene kota-kota tersebut merupakan kota mode dunia. Make up yang identik dengan kesan natural ini memberikan efek segar, dingin, sekaligus sensual, akan dipancarkan oleh bibir "polos". Teknik selanjutnya yang dibahas adalah riasan smoky eyes. Riasan ini merupakan salah satu bentuk riasan yang fokus pada daerah mata. Permainan warna yang cenderung gelap ini juga digunakan dengan tidak berlebihan. Biasanya di panggung runaway teknik riasan ini digunakan pada musim gugur. Teknik smoky eyes ini merupakan suatu teknik yang membentuk karakteristik yang tegas namun sekaligus seksi.

Teknik riasan ini juga mengacu pad dunia barat, dunia barat disini adalah budaya yang ada di Eropa yaitu Paris, Milan, London, mulai dari kecocokan make up dengan musim hingga dianggap tren karena digunakan oleh rumah mode internasional seperti Channel, Aigner, DKNY dan lainnya. Penggunaan teknik ini muncul sesuai dengan musim dan bagaimana rumah mode tersebut mengemasnya dalam acara peragaan atau yang lebih dikenal dengan istilah runaway.

Sehingga dari penjelasan ini majalah Dewi memberikan gambaran teknik merias wajah terpengaruh oleh fashion barat (Paris, Milan dan London) dan disesuaikan dengan musim global. Sehingga gambaran mengenai gaya merias wajah ini menggambarkan gaya hidup wanita yang terbuka terhadan perubahan dan tertarik pada hal-hal yang baru. Selain itu melalui tata rias inilah mereka mampu mengekspresikan dirinya.

Berbicara mengenai benrtuk ekspresi diri, riasan wajah juga dapat memperlihatkan gaya atau style yang dimiliki oleh wanita. dengan menggunakan riasan wajah yang natural wanita dapat menonjolkan sisi memikat untuk pasangannya. Gaya glamour atau mewah juga dapat ditunjukkan dengan memadukan warna- warna gelap dengan warna merah pada riasan wajah. Sedangkan penggunaan warna cerah, seperti merah juga dapat menonjolkan gaya sensual bagi wanita. untuk riasan rambut sendiri hanya disesuiakan dengan make up yang digunakan dan kegiatan apa yang akan dilakukan oleh wanita.

Sehingga, dapat dikatakan bahwa beberapa riasan yang digambarkan oleh majalah Dewi mengenai gaya wanita kosmopolitan memiliki kecenderungan untuk menimbulkan kesan memikat, seksi dan mewah. Baik riasan wajah maupun rambut dalam majalah Dewi cenderung mengarah pada aktivitas yang akan dilakukan, misalnya riasan yang digunakan wanita dalam ketiga gambar tersebut memiliki kecenderungan untuk digunakan dalam acara pesta dan perayaan tertentu.

Penggunaan make up, cara berbusana dan cara wanita menata rambutnya merupakan suatu sistem yang digunakan untuk meaning creation. Pembentukan makna ini ditunjukkan melalui penyesuaian riasan wajah dan tatanan rambut dengan kondisi-kondisi tertentu, misalnya pada acara apa dan dimana riasan tersebut digunakan. Sehingga peneliti berasumsi bahwa riasan wajah dan tata rambut wanita yang digambarkan menunjukkan makna mengenai self identity yang dimiliki oleh wanita. Dengan tagline nya Gaya Kosmopolitan maka secara tidak langsung melalui riasan tersebut wanita digambarkan memiliki gaya yang menunjukkan kesan memikat pasangan, seksi dan mewah sekaligus cocok digunakan untuk berpesta.

Sesuai dengan konsep kosmopolitan itu sendiri yang juga membahas mengenai pemunculan self identity, maka gaya hidup yang sesuai dengan identitas wanita dalam gambar adalah wanita yang menunjukkan taste melalui riasan agar tampil memikat, mewah dan seksi sekaligus sesuai dengan kegiatan berpesta.

Rabu, 19 Agustus 2015

Market Research Vietnam

Solidiance is a premiere Asia-focused marketing management and strategy consulting firm dedicated to supporting the growth of the Fortune 500s in Vietnam and across Asia. We work side-by-side with our clients to provide comprehensive market research to help them understand the lay-of-the-land in Vietnam. We take pride in producing unique and in-depth insights efficiently, and delivering strategic recommendations tailored to support executive level decision-making. We aim to present reliable data, insights, and roadmaps to enter the Vietnamn market, and to provide effective strategic recommendations to our clients in order to accelerate their business growth. Market Research Vietnam

Rabu, 12 Agustus 2015

Japan plants seeds of hi-tech agriculture

Le Van Tu, vice director of investment consulting firm Japan-Vietnam Commercial Investment Company, told VIR the company was helping Shii Company based in Japan’s Miyazaki prefecture to implement a major hi-tech project to produce clean vegetables in Hanoi.

“Shii is conducting market research in Vietnam in terms of output and investment policies, before deciding on how much to invest, but I think it’ll be a pretty large sum,” Tu said.

Tu’s company has also been helping many Japanese agricultural firms do business in Vietnam in cattle rearing and vegetable plantation and production.

At a recent meeting between the Ministry of Planning and Investment and leaders of Japan’s Tokyo Mitsubishi Bank, the Japanese financial giant said it would boost loans for Japanese firms to implement agricultural projects in Vietnam. They said the bank and Vietnamese partners could jointly develop product clusters. This would help improve Vietnamese product added value. The bank would take its clients to Vietnam.

In late October 2014, Japan’s IT developer Fujitsu and Vietnam’s FPT inked an agreement on deploying Fujitsu’s Akisai Cloud, which is used to support agricultural management via cloud computing, during 2015-2016. The agreement will help Fujitsu, which earned the total global revenue of $46 billion in 2013, to carve a stronger niche in Vietnam. Fujitsu will build a greenhouse in Hanoi and pilot the application of the Akisai management system to a type of crop. The greenhouse will also be for showcasing high-tech solutions to develop a smart agriculture model for Vietnam.
Former Japanese Prime Minister Yukio Hatoyama, currently president of the East Asean Community Institute, said Vietnam and Japan had outlined a master plan on applying high-tech solutions in Vietnam’s agricultural development. “The master plan will be implemented soon, with the participation of many Japanese IT groups.”

“We expect we can cultivate some hi-tech projects in Vietnam as we are successfully doing in Japan. These projects will also include co-operation with local farmers in cultivating and marketing products,” Sato said.

Being one of Japan’s biggest agricultural firms, Wagoen provides clean vegetables for Tokyo and many other cities in Japan’s eastern region.

In May 2014, Japanese companies, Always and Veggy, visited the northern province of Vinh Phuc in search of investment opportunities so as to establish a joint venture with a Vietnamese company for a high-tech project to produce clean vegetables, which would be sold to Japanese restaurants in Vietnam and exported to Japan. The export turnover for the first year of the first stage on an 5-10 hectare operation was estimated to be $1 million. The second stage would be expanded to 50ha.
Many Japanese firms like Yanmar, Maruyama MFG, MaruMasu Kikai, Nankai Kinzoku also expressed their intentions to expand agricultural machinery exports to the country.